Peringatan Hari Raya Qurban Desa Klandaran


Klandaran, [31-7-2020]. Desa Klandaran turut memperingati  Hari Raya Umat Islam yaitu Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M. Meskipun dalam kondisi Pandemi Covid 19 seperti ini, dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, Warga desa Klandaran tetap menjalankan Ibadah Sholat Ied dengan menggunakan masker dan membawa alat ibadah sendiri. Sholat Ied dilakukan di Masjid At Taqwa Desa Klandaran dan sekitarnya dengan tetap berjaga jarak sesuai dengan Intruksi menjaga protokol kesehatan.  

Selepas menjalankan Ibadah Sholat Ied, semua warga kembali ke rumah masing-masing untuk merayakan Hari Raya tersebut bersama keluarganya. Kemudian pada pukul 08.00 WIB, beberapa warga Desa Klandaran yang bertugas sebagai Panitia Qurban datang ke Lingkungan Masjid At Taqwa Desa Klandaran untuk mengadakan Ibadah Qurban dari warga Desa Klandaran.

Panitia Qurban dibentuk oleh Takmir Masjid Desa Klandaran yang terdiri dari sekitar 20 orang dari warga Desa Klandaran. Pada Hari Raya Qurban tahun ini, jumlah binatang Qurban yaitu 9 ekor kambing dan 2 ekor sapi yang dilakukan di Lingkungan Masjid At Taqwa Desa Klandaran. Penyembelihan dan Pengurusan Qurban tersebut cukup dilakukan oleh Panitia Qurban yang sudah ditentukan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN yang beranggotakan 5 orang turut membantu. 2 orang mahasiswa membantu proses penyembelihan, pemotongan, dan pembagian daging Qurban untuk masyarakat Desa Klandaran. Sementara itu, tiga mahasiswi lainnya membantu kegiatan memasak daging Qurban di dapur. Proses penyembelihan dan pemotongan daging Qurban selesai sekitar ba'da ashar kemudian dilanjutkan pembagian daging.

Dokumentasi kegiatan :






 

Share:

Potensi Desa Klandaran, Ngombol, Purworejo

Desa Klandaran merupakan desa yang memiliki wilayah persawahan yang cukup luas, sehingga masyarakat desa memanfaatkan hal tersebut untuk menjadikan persawahan tersebut sebagai pusat pencahariannya. Mayoritas masyarakat Desa Klandaran menjadi petani di persawahannya.  Mereka menanami persawahannya tersebut dengan tanaman palawija salah satunya tumbuhan kacang hijau, padi, dan jagung. 
 
Persawahan Desa Klandaran sendiri lebih dari 3 hektare yang menjadikannya dapat dimanfaatkan oleh banyak warga desanya. Masyarakat Desa Klandaran biasanya bergiliran dalam menanami persawahan tersebut mengikuti musimnya, karena setiap tanaman memiki karakteristiknya masing-masing.Untuk tanaman padi, biasanya petani padi di Desa Klandaran dapat memanennya 2 kali dalam setahun. Ketika musim menanam jagung, biasanya petani jagung di Desa Klandaran dapat memanennya 1 kali dalam setahun. Dan saat ini, masyarakat Desa Klandaran mulai mengembangkan tumbuhan kacang hijau.   
 
Di samping itu, selain potensi Desa Klandaran di bidang pangan, Desa Klandaran sendiri juga memiliki potensi di bidang olahraga. Desa Klandaran memiliki lapangan voli yang cukup bagus dan standar untuk digunakan dengan perlengkapan yang cukup lengkap terlebih beralaskan pasir-pasir sehingga kemampuan para pemainnya menjadi lebih meningkat. Desa Klandaran juga memiliki satu buah lapangan bulu tangkis dengan alas batu bata yang sudah di cat layaknya lapangan tingkat nasional.
 
Potensi Desa Klandaran tersebut dapat ditingkatkan agar Desa Klandaran dapat berkembang dan mampu bersaing terutama di bidang olahraga ketika ada event tingkat kecamatan atau mengikuti event tingkat kabupaten. Dari bidang pangan sendiri masyarakat Desa Klandaran juga dapat menghasilkan hasil pangannya sendiri dari persawahan yang dimiliki Desa tersebut.

Potensi Olahraga :

 

Potensi Persawahan :

 

Share:

Cari di Blog